Siapa yang Gila...?

Pertanyaan : Siapa yang gila?
Jawaban : a) Saya yang gila
                b) Ching yang gila
                c) Semua jawaban benar

Bagi Anda yang kuliah di Binus, mengambil jurusan Sastra China, masuk di angkatan 2007, pasti mengenal Saya dan Ching karena kami berdua sangat exist walaupun dalam aspek yang berbeda (Ching aktif dalam kegiatan kemahasiswaan sementara saya hiperaktif di kelas). Pertanyaan di atas muncul ketika di semester baru ini kami telah kuliah kurang-lebih sebulan dan mengikuti kelas yang sama untuk mata kuliah English.

Pertama, Saya akan memperkenalkan tokoh Ching (yang sebenarnya iri terhadap Vien dan Lisa dalam kisah Hujan atau Badai..? yang pernah Saya post di blog ini dan memaksa Saya untuk membuat kisah khusus tentang dia di blog Saya ini). Kami saling mengenal dan senang bercanda sejak semester 3 ketika untuk pertama kalinya kami sekelas. Tidak terlalu dekat dalam artian kami tidak pernah saling curhat atau ke mana-mana berduaan. Ching punya geng sendiri dan begitupun juga Saya. Tapi kami pada dasarnya punya selera humor yang sama. Ching punya saudari kembar bernama Fang Fang yang juga kuliah di Binus jurusan Teknik Informatika dan seorang adik yang masih duduk di kelas 9 (fakta yang baru Saya ketahui kemarin).


Kedua, Saya akan menjelaskan tentang mata kuliah English. Semester ini untuk pertama kalinya kami memilih jadwal sendiri (meskipun boleh pilih sendiri, tapi tetap saja pilihan yang tersedia koq seperti bukan pilihan, ya?) dan untuk kelas English, Ching terpisah dari gengnya. Entah kenapa, setiap masuk mata kuliah ini, Saya selalu duduk dengan Ching di pojok depan. Kalau kami bertemu, kurang lebih seperti Suleh ketemu Andre, ada aja yang jadi bahan lelucon. Apalagi kami sama-sama sulit menangkap penjelasan sang dosen. Alhasil kami menciptakan dunia sendiri (istilah gaulnya autis) dan memaksa teman-teman kami yang duduk di belakang menegur kami berkali-kali. Tapi itu semua murni hanya berisi candaan.

Berbeda dengan minggu ini, kami berdua menjadi lebih intim (mark that word). Dimulai dari perjalanan kami dari kampus Anggrek menuju Kijang dengan angkot M24 hingga Salc dan terakhir kelas B203. Bukan berarti kami jadi serius dan tegang. Menu utama kami tetap bercanda, tapi kali ini dibumbui sedikit spices. Apa saja yang kami bicarakan? Saya akan bagi menjadi beberapa sesi berdasarkan lokasi.

Depan kampus Anggrek :
Kami berdua yang sama-sama terpisah dari geng kami (saat itu geng Saya masih di lantai 5 dan karena langit mendung sekali, kami memutuskan untuk jalan duluan) dan memicu Saya untuk bertanya pada Ching, percakapan kami singkatnya begini:
"Lu tipe orang yang ke mana-mana mesti bareng temen lu ga?" Saya memulai.
"Maksudnya?"
"Misalnya lu mau makan tapi temen lu ga mau makan, akhirnya lu ga jadi makan karena ga ad yang nemenin lu."
"Oh, dulu gue gitu. Tapi gue ngerasa koq gue selalu nemenin dia tapi dia ga nemenin gue. Pas semester 3 tuh baru gue berubah. Kuliah tuh bener-bener mendewasakan gue. Kalo lu?"
"Kalo gue, sejak gue cerai sama temen baik gue waktu SD, gue jadi soliter, ke mana-mana sendirian walaupun gue punya geng. Gue akan nemenin temen gue tapi gue ga akan minta untuk ditemenin."

Angkot M24:
Kami sedang membicarakan sesuatu seru banget tapi koq suara Ching makin lama makin tinggi saking napsunya. Saya bilang ngomongnya jangan kenceng-kenceng dan seketika itu juga tampangnya seperti Shinchan yang baru dimarahin mama Misae. Rupanya dia juga sering diingetin temen segengnya gara-gara kalo ngomong tanpa sadar jadi kaya toa. Sumpah, tampangnya ga nahan abies...

Salc:
Pernah melihat binuscard yang menekuk di tengah? Mintalah binuscard Ching. Sungguh keanehan tingkat tinggi.

B203:
Karena sama-sama hiperaktif, begitu melihat bungkusan kertas berbentuk bola, kami langsung menggunakannya sebagai kok dan mulai bermain bulutangkis dengan buku Salc dan dompet sebagai raket.

Percakapan kami mulai merambah ke area pribadi:
"Lu pernah punya pacar ga, Ching?"
"Ga. Lu?"
"Sama."
Entah kenapa kami tertawa geli.
"Gue kira gue doang orang aneh yang ga punya pacar. Ternyata lu juga." Kata Saya.
"Iyah. Dulu sih ada 2 orang yang deket."
"Oyah. Trus kenapa?"
"Ga tau gue merasa aneh aja. Kaya geli gitu pas nonton ma dia. Ngerti ga lu?"
"Ga nyaman bareng dia?"
"Iyah."
"Mungkin karena bukan jodoh kali yah. Kalo emang cocok kan pasti dalam keadaan apapun, walaupun kita lagi bete atau apa, tetep aja enak ngobrol ma dia. Ya kan?"
"Iya. Bener banget. Mungkin bukan jodoh kali yah. Kalo lu pernah deket ga?"
"Pernah sih."
"Trus kenapa?"
"Gue menjauh karena gue dari dulu prinsipnya suka ya suka aja, ga niat untuk pacaran."

Dari pembicaraan di kelas itulah Saya baru tahu Ching punya saudari kembar dan sudah punya pacar, sesuatu yang menggelitik bagi Ching. Tapi kami sama-sama berkesimpulan biasanya cewe yang girly lebih disukai cowo. Dan ngomong-ngomong soal cowo, Saya bertanya-tanya kenapa sering terlihat pasangan yang cowonya oke, cewenya kurang oke atau malah lebih parah. Begitu juga sebaliknya. Bukannya qepo, tapi mau ga mau kita yang ngeliat pasti bikin penilaian kan. Saya cerita ke Ching, Saya pernah bilang begitu ke mama Saya dan mama Saya berkata memang sudah dari sononya salah satu lebih oke dari yang lain. Saya bilang sama mama Saya, "wah, berarti nanti cowo Saya guanteng dong.." Ching terbahak-bahak ngedengernya. Saya juga penasaran kenapa cowo yang dewasa demennya cewe yang rada manja atau ga independent (tanpa maksud nge-judge) dan kenapa cewe tegar dan mandiri malah berpasangan dengan cowo yang asshole, dalam artian ga bertanggungjawab dan ga bisa diandalkan. Saya juga pernah sharing dengan cece Saya mengenai hal ini, dia bilang sepertinya psikologis cowo itu ingin menjadi pelindung, jadi bagi dia cewe yang manja dan ga independent lebih menguatkan kebanggaan psikis itu. Ching setuju. Ada satu hal lagi di mana kami sepaham, cowo bisa dengan mudahnya memilih dan melakukan pedekate sementara kami cewe-cewe hanya bisa menunggu, ga mungkin kan kita nyosor duluan?

Lalu bagaimana jawaban yang tepat dari pertanyaan di atas? Bagi Saya tidak ada jawaban yang tepat. Kami berdua tidak gila, hanya agak lebih istimewa dibandingkan orang-orang normal lainnya. Jadi jangan iri ya...!

Comments

ching2 said…
wakakakakaka like thissss joooooooo two thumbs up. 1 cerita buat g doank wakakaka love u dah wkakakaka, gila kata2nya u masih inget detailnya, kurang 1 jo kisah si cimol tercinta wkakaakkakakak kita bertambah intim dah jo hahaha
ching said…
potonya bikin napsu jo wkakakaak adoehhh yg ajep yg u pasang wkakakakak like this laaa
G Lee said…
yuhuu...all readers..tebak siapa gw??
(selain jo blh nebak)

ga ada yg gila tentu na, tiap org py keistimewaan masing2..

dari crita di atas, klo gw boleh ikut nimbrung..
kisah dpn kampus anggrek : gw sama persis ky jo, tp untungnya skarang gw uda nemu orang yg pantas menyandang title 'my best friend'.. doain ya bs last forever,hehehe... walopun gw tetep ga gampang rely on her, tetep biasa mandiri..

yg soal ce/co cakep tp punya pasangan berwajah/ kepribadian ga gitu bagus, gw juga setuju, tapi ga semua orang begitu..
vieen said…
ya ampun,, chink.. u mo nyaingin g ya eksis d blog jojo.. tp eits eits eits.. jgn salahh.. tar lg blog baru ttg g menyusul lagi.. hahahahahaha.. :P

NB : g tggu blog baru'na.. ad cewe d daera glodok foto gtu.. huahahaha..
jojox said…
@ching: masalah (cimol+kentang) x pisau karatan = mules, biarkan kita berdua saja yang tahu..

@lee: amiiin dhe, kayanya Saya tahu neh sapa orang yang Anda maksud, hehe

@vieen: duh, Saya koq tiba-tiba jadi males post tentang cewe di pancoran yah..? wkwkwk
ching said…
ihiyyyy g lee si ester bkn?
iy nih vien g meraung2 minta eksis d blog nya jojo wakakak, wahhh ad cerita baru di glodok pasti si vien nih ayo mana mo liat wkaakakkadiciphi
vieen said…
jo : jgn gtu dunk.. u mo eksis jg? tar dah g cuci foto u sgede bagong truz g tempel d mading sastra china.. wkakaka..
chink : tau nih chink,, jojo ga mo post gtu.. tkud pamor g makin naek.. haiyaaaa.. dtunggu aja blog terbaru'na.. hwhw.. ;}

Popular posts from this blog

Study in Fuzhou - Fujian Normal University

IELTS Writing Task 1

Contoh Soal dan Essay IELTS Writing Task 2

IELTS Writing Task 2

Travel in China : Shanghai 上海 - Hangzhou 杭州

Romantic Doctor, Teacher Kim - Classy Korean Drama

Maling Jemuran

Travel in China : Xi'an 西安 - Huaqing Pool & Terracotta Warriors

Berlatih IELTS Secara Otodidak

Pancoran Membawa Petaka atau Saya yang Sedang Sial...?